Monday, October 12, 2015

Jenis-Jenis Manusia Purba Di Indonesia dan Ciri-Ciri Manusia Purba Di Indonesia

loading...


Manusia Purba adalah manusia yang hidup jauh sebelum tulisan ditemukan. Manusia purba hidup secara sederhana dalam kelompok-kelompok kecil dan berpindah-pindah atau nomaden. Manusia purba sering kali juga disebut dengan manusia prasejarah atau manusia praaksara.

Banyak ditemukan fosil-fosil dari jenis-jenis manusia purba di Indonesia. Pulau Jawa merupakan pulau yang paing banyak ditemukan sisa sisa masa lalu manusia purba ini. Berdasarkan penelitian para ahli, ditemukan beberaa jenis-jenis manusia purba di Indonesia.

Beberapa jenis manusia purba yang pernah ditemukan di Indonesia antara lain :

Meganthropus Paleojavanicus

Fosil Meganthropus Paleojavanicus merupakan jenis fosil paling tua yang ditemukan di Indonesia. Fosil ini ditemukan di daerah Sangiran ( Jawa Tengah ) pada tahun 1936-1941. Penemunya adalah seorang peneliti Belanda yang bernama von Koeningswald. Fosil yang ditemukan adalah beberapa bagian rahang bawah dan atas serta gigi-gigi lepas. Berdasarkan umur lapisan tanah, diperkirakan fosil Megathropus Paleojavanicus berumur 1-2 juta tahun.
Ciri-ciri manusia purba Meganthropus PaleoJavanicus adalah sebagai berikut :
•    Berbadan tinggi tegap dengan tonjolan tajam di belakang kepala.
•    Bertulang pipi tebal dengan tonjolan kening yang mencolok.
•    Tidak berdagu.
•    Otot kunyah, gigi, dan rahang yang besar dan kuat.
•    Makannanya jenis tumbuh-tumbuhan.

Phitecantropus

 

jenis-jenis manusia purba di indonesia

 

Fosil manusia purba jenis Phitecantropus adalah jenis manusia purba yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Fosil Phitecanthropus yang ditemukan di Indonesia dibagi dalam beberapa jenis, yaitu Phitecanthropus erectus, Phitecanthropus mojokertensis, dan Phitecanthropus soloensis. Berdasarkan umur lapisan tanah, diperkirakan umur fosil Phitecanthropus bervariasi yakni antara 30.000 sampai 2 juta tahun. Secara umum, ciri-ciri manusia purba Phitecanthropus adalah sebagai berikut :
•    Tinggi tubuhnya kira-kira 165-180 cm
•    Badan tegap, namun tidak setegap Meganthropus
•    Tonjolan kening tebal dan melintang sepanjang pelipis
•    Otot kunyah tidak sekuat Meganthropus
•    Volume otaknya sekitar 900 cc
•    Hidung lebar dan tidak berdagu
•    Makanannya bervariasi, yaitu tumbuhan dan daging hewan buruan
Phitecanthropus terdiri atas beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jensi Phitecanthropus yang ditemukan di Indonesia :
1.    Phitecanthropus erectus ( manusia kera yang berjalan tegak )
Fosil manusia purba ini ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1891 di Trinil, lembah Sungai Bengawan Solo ( Jawa Tengah ). Fosil yang ditemukan berupa tulang rahang bagian atas tengkorak, geraham, dan tulang kaki. Penemuan fosil ini menjadi sangat terkenal dan menggemparkan dunia pengetahuan intenasional pada saat itu. Bahkan penemuan ini sering dihubungkan dengan teori evolusi Charles Darwin.
2.    Phitecanthropus mojokertensis ( manusia kera dari Mojokerto )
Fosil manusia purba ini ditemukan oleh von Koeningswald di dekat Mojokerto, Jawa Timur pada tahun 1936. Fosil yang ditemukan berupa tulang tengkorak anak. Fosil yang ditemukan von Koeningswald ini sering juga disebut Phitecanthropus robustus.

3.    Phitacanthropus soloensis
Fosil manusia purba ini ditemukan antara tahun 1931-1933 oleh von Koeningswald di Ngandong dan Sangiran, di tepi Bengawan Solo ( Jawa Tengah ). Fosil yang ditemukan berupa tulang tengkorak dan tulang kering.

Homo

Fosil jenis homo yang ditemukan di Indonesia merupakan jenis fosil yang paling muda dibandingkan jenis-jenis manusia purba lainnya yang ditemukan di Indonesia. Para ahli sering menyebut fosil-fosil jenis homo ini dengan homo erectus (manusia berjalan tegak) atau homo sapiens (manusia cerdas/bijaksana). Para ahli juga memperkirakan fosil-fosil ini berumur antara 25.000-40.000 tahun.
Ciri-ciri fisik manusia purba jenis homo antara lain sebagai berikut :
•    Tinggi tubuh 130-210 cm
•    Volume otak lebih berkembang dibandingkan Meganthropus dan Phitecanthropus
•    Otot kunyah, gigi, dan rahang sudah menyusut
•    Tonjolan kening sudah berkurang dan sudah berdagu
•    Mempunyai ciri-ciri ras Mongoloid dan Austramelanosoid
Jenis-jenis manusia purba jenis Homo yang ditemukan fosilnya di Indonesia antara lain:
1.    Homo soloensis ( manusia dari Solo )
Manusia purba jenis ini ditemukan oleh von Koeningswald dan Weidenrich  pada tahun 1931-1934 di lembah sungai Bengawan Solo. Fosil yang ditemukan berupa tulang  tengkorak. Dari volume otaknya dapat diketahui bahwa manusia purba jenis ini sudah merupakan manusia (Homo), bukan lagi manusia kera (Phitecanthropus).
2.    Homo Wajakensis
Manusia purba jenis ini ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1889 di daerah Wajak dekat Tulungagung ( Jawa Timur ). Diperkirakan manusia purba jenis ini telah pandai membuat alat-alat dari batu maupun dari tulang. Mereka juga diperkirakan telah mengenal cara memasak makanan.
Walaupun banyak ditemukan fosil manusia purba di Indonesia, namun tidaklah diketahui dengan pasti bagaimana kehidupannya. Para ahli telah melakukan penelitian dan perbandingan berbagai fosil yang ditemukan di Indonesia dengan fosil yang ditemukan di luar Indonesia. Melalui penelitian tersebut sedikit terungkap perkembangan biologis, kehidupan, dan keberadaan manusia purba di Indonesia.

loading...
Jenis-Jenis Manusia Purba Di Indonesia dan Ciri-Ciri Manusia Purba Di Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Chumank Rush